Jalan Parangtritis : Dulu dan Kini

Perubahan nama Jl Danunegaran menjadi Jl Parangtritis terjadi sejak tanggal 7 Oktober 1956. Nama Jl Parangtritis tidak lagi hanya sepanjang jalan dari Kampung Danunegaran hingga perempatan Tirtodipuran, namun dari Kampung Danunegaran hingga Pantai Parangtritis.

Jl.Parangtritis dan suasana lingkungannya saat ini, difoto: Jumat, 3 Maret 2014, foto: a.sartono
Ujung Jalan Parangtritis, yang menuju ke Pantai Parangtritis

Berikut ini sekilas tentang sejarah atau latar belakang keberadaan Jalan Parangtritis, yakni jalan yang menghubungkan sisi timur Benteng Keraton Yogyakarta (Pojok Beteng Wetan) hingga Pantai Parangtritis di Bantul. 

Bentang Jl Parangtritis kira-kira 30 kilometer. Namun, dulu Jl Parangtritis hanya berawal dari perempatan Tirtodipuran-Prawirotaman ke selatan hingga batas kota. Jadi, hanya sejauh kurang lebih 1.142 meter. Lebar jalan ini sekitar 6 meter, namun pada beberapa ruas bisa lebih atau kurang dari itu.

Menurut buku Mengenal Bangunan Bersejarah dan Nama-nama Jalan di Kotamadya Yogyakarta yang disusun oleh Suwarno BA dan Drs Salamun (1989/1990) yang diterbitkan oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Kebudayaan Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisional Yogyakarta, Jl. Parangtritis dulu dinamakan Jl. Danurejan. Alasannya adalah karena ruas jalan yang dimaksud pada awalnya berada atau dimulai di Kampung Danurejan. Dinamakam Kampung Danurejan karena dulu di lokasi (kampung) itu pernah tinggal abdi dalem/ Tumenggung Danureja.

Sepengetahuan penulis, tidak ditemukan Kampung Danurejan di wilayah Kelurahan Mantrijeron, Kecamatan Mantrijeron. Lebih-lebih yang berlokasi di sisi selatan Pojok Beteng Wetan atau di kanan-kiri Jl Parangtritis sekarang. Oleh karena itu, besar kemungkinannya bahwa Jl Parangtritis dulu dinamakan Jl. Danunegaran dan bukan Jl Danurejan.

Perubahan nama Jl Danunegaran menjadi Jl Parangtritis terjadi sejak tanggal 7 Oktober 1956. Nama Jl Parangtritis tidak lagi hanya sepanjang jalan dari Kampung Danunegaran hingga perempatan Tirtodipuran, namun dari Kampung Danunegaran hingga Pantai Parangtritis. Jalan tersebut dinamakan Jl Parangtritis karena memang menuju Pantai Parangtritis, yakni pantai yang sangat terkenal di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Ke Yogya yuk ..!

 

Sumber : Tembi Rumah Budaya

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Keranjang Belanja